Kunjungan Kementerian PUPR ke Kota Baru Maja

Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan bersama dengan Real Estate Indonesia (REI) lakukan peninjauan pengembangan di Kota Baru Maja, khususnya proyek Ciputra Group, Citra Maja Raya, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis 25/01/2018. Dalam tinjauannya Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan, Bapak Khalawi Abdul Hamid mengungkapkan akan terus mendukung pengembangan kota baru di maja karena ini sifatnya untuk memenuhi kebutuhan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka meningkatkan koordinasi dan bentuk perhatian Pemerintah dan pengembang swasata pada pembangunan Kota Mandiri Baru yang dapat mendukung Program Satu Rumah. Dalam kesempatan tersebut, Khalawi mengungkapkan bahwa Pemerintah terus melakukan langkah-langkah dalam menyediakan perumahan khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya dengan skema FLPP.

“Pengembangan ini akan didukung dengan infrastruktur dan akses transportasi sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Dengan dibangunnya Kota baru maja diharapkan dapat menekan angka urbanisasi yang ada di kota-kota besar. Terlebih dengan adanya pengembangan oleh pihak swasta, tentunya akan mendorong percepatan dan pertumbuhan kota baru itu sendiri. Di Citra Maja Raya sendiri, saat ini telah terbangun lebih dari 10 ribu unit rumah dan 800 unit diantaranya diperuntukan untuk MBR,” jelas Khalawi disela kunjungannya di Citra Maja Raya, Kabupaten Lebak, Banten, Kamis 25/01/2018.

Di Kota Baru Maja, Dirjen PUPR melakukan kunjungan Citra Maja Raya dan Perumahan Permata Mutiara Maja yang berlokasi hanya 5 menit dari stasiun Maja. Dengan waktu tempuh kereta ke pusat Kota Jakarta adalah sekitar 90 menit, kedua lokasi tersebut akan membangun rumah subsidi KPR FLPP dengan batasan harga maksimal 148,5 juta yang dapat dicicil dengan bungan flat 5% hingga 20 tahun.

Dikesempatan sama, Direktur PT Ciputra Residence, Bapak Mary Octo Sihombing mengungkapkan, Ciputra sangat endukung upaya pemerintah dalam melaksanakan percepatan pembangunan di Maja sebagai kota baru public. Terlebih, Citra Maja Raya telah membangun lebihd ari 10 ribu unit dan sebagian besarnya merupakan diperuntukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Namun demikian, sebagai upaya untuk mendukung penyediaan perumahan dengan skema FLPP, Citra Maja Raya kedepan akan menbangun ribuan unit rumah dengan skema FLPP.

“Kami memiliki komitmen yang sama dengan pemerintah terkait dengan penyediaan rumah MBR. Meski kita belum masuk dalam skema FLPP, tahun 2018 kami berkomitmen untuk menyediakannya. Terkait dengan masuknya Maja sebagai kota baru public yang diprogramkan pemerintah, kami sangat mengapresiasinya, terlebih dengan masuknya Maja dalam program tersebut, dipastikan segala infrastruktur pendukungnya akan di percepat, sehingga amanat RPJMN yang dilaksanakan pemerintah dapat berjalan sesuai dengan rencana. Di sisi lainnya, tentu ini akan berdampak baik pada proyek kami di Citra Maja Raya,” ungkap Bapak Octo